Kompas.com hari ini memuat satu berita menarik tentang mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra. Headlinenya, ‘Film Laksamana Cheng Ho, Alat Kampanye Yusril?’.
Sebenarnya berita tentang keikutsertaan Yusril dalam film laksamana Cheng Ho ini sudah cukup lama beredar. Namun rencana peluncuran film di bulan Agustus yang akan datang diartikan sebagian orang sebagai upaya Yusril untuk mendongkrak dukungan terhadap rencana pencalonan dirinya sebagai calon presiden di pemilu 2009 nanti.
Berita tadi membuat saya berpikir, rasa-rasanya semakin mudah saja untuk mencalonkan diri sebagai pejabat di negeri ini. Cukup dengan dikenal orang banyak, kampanye seadanya (cukup dengan dangdut+poster dimana-mana) dan voila! Hampir bisa dipastikan anda akan terpilih! Oh iya, akan lebih membantu kalau anda seorang bintang film/mantan bintang film/berpasangan dengan bintang film… :p
Formula ini telah dibuktikan oleh selebritis lainnya yang telah lebih dulu terpilih sebagai pejabat; sebut saja Rano karno dan Dede Yusuf.
Mungkin itu juga yang terlintas dalam benak seorang Yusril ketika ia menyanggupi untuk memerankan sosok laksamana Cheng Ho, sehingga wajar saja ketika orang berpikir film tersebut akan digunakan sebagai salah satu media kampanye bagi Yusril. Fortunately, Yusril memang memiliki kapabilitas yang cukup untuk mengkampanyekan diri sebagai seorang calon presiden sekalipun.
Lalu bagaimana dengan calon-calon lainnya? Baru-baru ini Syaiful Jamil *untuk yang belum tahu, beliau adalah mantan suami Dewi Persik* mencalonkan diri menjadi wakil walikota Serang, Banten. Mengejutkan! Untuk anda yang belum pernah melihat sosok Syaiful Jamil, mungkin berita ini tidak begitu mengejutkan. Mungkin anda berpikir “loh, ya biarin aja dia nyalonin diri, apa salahnya sih mantan suami artis mencalonkan diri?”
Namun untuk lebih menekankan maksud penulis, berikut ini saya upload salah satu foto dari calon wakil walikota Serang tersebut.
All I’m trying to say is this…demokrasi memang mengakomodasi kebebasan, it is true that we have the freedom, true that we have the so-called ‘universal suffrage’ so that everyone can elect and get elected. namun kebebasan itu juga perlu diberi terms & condition. Terlebih lagi ketika demokrasi semacam ini dijalankan di sebuah negeri yang belum mencapai taraf kedewasaan berpolitik.
Saya ingat kata-kata yang ditulis oleh Michael Jubel di akhir tulisannya, “say no to streotyping”. I’m trying not to. Tidak semua selebriti Indonesia lack of the quality to be a stateman.
And anyway, kalau ternyata Syaiful bisa membuktikan dirinya mampu, why not? Mungkin sayapun bisa berubah pikiran….anyone for him?



Omygod.. are u sure,honey? fenomena ini mungkin terinspirasi dr arnold schwazneeger (am i spelling it rite?,well i dont think so) di US sana. Beberapa artis Indonesia yang lebih dulu terjun ke dunia politik seperti wanda hamidah, camelia malik, adjie masaid, dst dst. Bagus juga sih popularitas mereka cukup bs dijadikan alat bwt kampanye dan narik penonton setia infotainment bwt jd pendukung mereka.. Hmm..should i be an actress first before i jump into the dirty politics area?
Hyaha!! Now I remembered how arnold runs his office..”I’m elected to leaaaad…not to reaaaadd…” :p
Bagus sih artis terjun ke politik…asaaaal, mereka capable untuk menjalankan jabatan publik itu. Are u seriously considering to become an actress, hon?? Wanda Hamidah wanna be nih??
sudah pernah dengar statemen2nya ipul jamil tentang ini belum?
gw pernah nonton sekali kalo ga salah di good morning..
dia bilang: akan nyanyi dangdut untuk menghibur rakyat yang sedang kesusahan.. hikikikik
kalo wanda hamidah itu soal lain, karena bukankah dia juga waktu mahasiswa tercatat sebagai aktivis.. dia juga aktif di PAN.. dan gw pernah liat di TV tentang profilnya and liat koleksi bukunya… wew… kayaknya dia bukan tipe selebriti yang kita khawatirkan itu
Ah lagi-lagi kebablasan. Memang benar kalau semua orang jelas berhak untuk dipilih. Satu saja yang saya minta, kalau merasa diri tidak mampu mewakili suara rakyat yang memilih anda dan memuaskan aspirasi mereka dengan melakukan kinerja yang berarti, janganlah maju. Cuma nambah daftar badut politik saja.
@Ade
Unfortunately gw ga nonton statement sang calon wakil walikota tersebut!! So..programnya adalah ‘nyanyi dangdut untuk menghibur rakyat”? Yah..at least niat baiknya patut kita hargai.. :p
Wanda Hamidah memang tidak termasuk ke dalam daftar hitam kita..in fact, she’s great! smart and good looking woman, what else would u ask for? haha!
@yuki tobing
Yap2! mungkin kita perlu meneliti gejala ‘over-confidence’ ini?? haha!
Loh lagi online rupanya?
Pemilihan fotonya pas banget ngomong2. Fotonya Jamil sangat menggoda.
AHAHA!! just trying to deliver my message…his photo talks for himself, right? LOL!
hahaha.. dengan menampilkan foto seperti demikian, anda berhasil membuat orang untuk berpikir ke arah yang elu mau. hahahahaha..
asli dah itu foto parah betul. hahaha. pantes aja ditinggal dewi persik. (*halah jadi melebar dan jadi amat OOT).
@michaeljubel
Humm..bisaaaa..secara ga sadar menggiring orang untuk ikut mencekal pencalonan dia…ahaha!!
Eh, tapi pas gw lagi nyari foto sang calon wakil walikota, foto2 dia ama dewi persik nampak banyak yg cocok ah! Sama2 gimanaaaaaa gitu…
*Okay…lets drop it, please….intelectually degrading…yet fun!
@yuki: nah, tuh kan yuk.. lu tergoda ama Jamil kan.. pantes aja lo dikejar homo.. ama Jamil aja tergoda. haha..
maap andika krn jadi amat OOT.
btw, supaya gak terlalu OOT, gua mau berpendapat.. menurut gua, sudah sewajarnya orang yang berada “di atas” menerima berbagai cercaan dan komentar dari semua orang. mungkin itu suatu bentuk tuntutan kali ya.
untuk kasus Jamil, tadinya gua mau optimis.. tapi setelah ngeliat fotonya (hahaha..), gua memilih bersikap netral aja dehh. hehe.. just wait and see..
Hmmm, menurut gue, Yusril itu punya karisma, buat jadi aktor, bukan buat jadi seorang pemimpin negara.
Dan lagi ya Bek, kalo mau kampanye, Yusril itu bisa aja mulai dari dulu. Ingat gak, waktu jamannya Gusdur maju jadi presiden, Yusril itu justru mengundarkan diri lho. Dan habis itu namanya bagai ditelan bumi. Yaah, muncul2 dengan berita dia bakal maen pelm!
Dan soal Syaiful Jamil….Nothing but ‘big NO NO NO’!
Gila apa ya kalo dia yang maju…Ngurusin istri satu aja belom mampu kok uda sok2 jagoan mau ngurusin satu kabupaten…hmmm
Maaf Bang Ipul, but I have no respect to you!
ngomong2 andaikan ini kampanye, ini salah satu kampanye yang agak curang (atau cerdik), soalnya emang penduduk Indonesia lebih cepat memilih calon yang karismatik daripada pintar. Mungkin itu sebabnya dede yusuf menang kemarin.
kampanye udah mulai ya? Hmm loe mau bahas calonnya satu2? gw agak buta local politic nih… yang pasti gw tetap golput kalau mereka semua ga memberikan kejelasan mengenai visi misinya
@michaeljubel
Hahaha!! OOT pun gpp kok!! menyenangkan untuk dibahas!! :p
Resiko jadi public figure mungkin y? Apalagi ketika dia dibebani tanggung jawab publik yang besar. Sebenernya foto dia yang itu ga ada apa2nya, bel..Kalo lu liat live-nya waktu dia secara resmi mencalonkan diri (di kantor PPP), rambutnya tuh masih di-cet kuning!!
@lacapitale
Iya sih! tampang yusril yang cool & tegas cocok banget bwat jadi laksamana cheng ho! ahaha! Mungkin dia mundur dulu untuk nyari batu loncatan kali y? untuk bang ipul, nampaknya dukungan semakin sulit y..apa gw ganti aja fotonya ama yang mendingan dikit?? hehehe..
@calvin
humm..CERDIK yang CURANG mungkin y?? tapi mau ga mau, strategi kaya bgini emang yang paling ampuh untuk dipake di Indonesia. Tentang visi-misi, walaupun mereka ngasih visi-misinya, gw ga yakin lu bakal interest. Rata2 visi-misi pilkada kita isinya ‘ngemeng’ doang. copy-paste dari visi-misi OSIS diganti dikit kali y??
inget yuzril kok inget kasus cerainya n kawin lagi sama foreigner itu (udah kmakan infotainment ni…hahaha)
mungkin niatnya main film jadi alat politik untuk ‘membersihkan namanya’ instead of trying to gain votes for him to be the next president?
namanya politikus kan kalo uda ada skandal pribadi, apalagi menyangkut rumah tangga, kebanyakan (gak smua) langsung jatuh karirnya..mungkin niatnya ini hanya sekedar pemulihan nama baik..
kalopun pengen jadi presiden, well, he does capable himself, jadi mestinya gak masalah…(compare to ibnu jamil’s case)
bek, just one question… knp lu harus pasang fotonya Syaiful Jamil dgn pose kyk gitu??? disgusting!!! he looks so ugly, ga bgt kalo dy jd pemimpin.biarpun pendapat gw subyektif sih tp tetep aja ilfil berat.
Hahahha!! dan knapa smua orang protes ituu?? I’m just trying to emphasize my point there.. :p
omaigat bek, gw baru lihat donk tu foto yang bawah. gw ampe kehabisan kata untuk memaki. @$#@%!@$!$!
People should be educated well. Konsekuensi demokrasi ya..tidak perlu bicara how to face this in d term of political structure or machinery, for example. Tinggal buat org2 berbicara tentang ini..seperti kita. Saat itu, mereka mengerti..seperti kita, juga.
Andika..udah lama ya, heueuh..jd malu ni,blog saya belum semaju blog andika. Mangga dilink, jika tidak merusak tampilan blog andika,hehehe. Insya Allah saya update alamat blog andika.
hahahhahahahahhaha……………….
aduuuuuuuuuuuuh bebek,,bebek,,
ini kah buah dari intellectual orgasm lo?? (saiful jamil ajaaah!!)
kenapa harus foto saiful jamil yg itu sih? masih ada yg lebih sophisticated and artistic buddy!!
Ya, dgn terjun ke dunia entartaint, itu adalah salah satu instrument paling mudah buat para kandidat buat mempublikasikan identitas mereka, liat aja SBY sama Wiranto waktu mash jd capres! nongol dimana2…
dan yang paling parah, sampe nyanyi di AFI ajah (Akademi Fantasi yaa..whatever it is!!).. see!
tapi atulaaaaaaaaaaaaaaah saiful jami ajyah!! Tomas Jorgy kayaknya lebih okeh (oke forget it!!)
(Gw teh asalanya mau ber-akademisi ria,tapi ujung2nya ngegosip)
@budi
setuju bud, makanya gw pengen membawa issue ini jadi satu diskursus. Karena gw rasa ini cukup penting untuk diangkat.
“Democracy should be the only game in town, but it doesn’t meant that democracy be JUST a game…”
@rean
Lu mah udah di ostrali teteup we tontonannya infotainment!! udah dasarnya bakat jadi pembawa acara SILET…
hmm,, klo syaiful djamil kepilih dy bakal mencekal dewi persik di serang ga ya??
ditunggu de politikus dadakan dari profesi lain, klo robby darwis nyalonin jadi walikota bandung sy dukung lah
Bek:
pre-comment: cepat selamatkan jati diri andika! (yang gw liat di sini banyakan jati diri seorang beki.)-dengan mengganti: foto elu dulu
ngga usah ngurusin si jamil apalah.. foto lo bek! foto lo!ckckkck
comment: wordpress adalah sarana lo untuk kampanye sekjen pbb ke sekian sekian kan bek?
atau.. heum.. secara realis(najis),biar gw analisa dari psikologi sang penulis(menurut teori analisa HI untuk menghindari ketimpangan analisa. halaah), bebek membandngkan psikologi dan flaws para politikus aji mumpung dan curi2 pandang eh muka untuk membuktikan bahwa dirinya capable… sejak awal telah menempuh jalur akademis.
heum..
so.. anyone for andika putraditama?
For him? No thanks.
Next!
ya biarin aja lah….
Tiap orang kan punya jalan hidupnya…
Malahan kita yang harus malu, kok Yusril dan Saipul Jamil bisa ber-alih profesi, atau seenggak-enggaknya punya semangat untuk mengubah hidup, kok kita cuma bisa komentar…
Lebih malu kan….
Selama orang mampu “why not”…penonton bola bukan berarti lebih pintar dari pemain kan?
@rizasaputra
Robby Darwis jadi walikota? wah..bisa2 anggaran kota 80% buat PERSIB…bahaya ahh..!! ahaha..
@Sio
Foto gw? ada apa dengan foto gw? masa harus gw ganti lagi sih, sio?! Curi start untuk kampanye sih boleh aja..tapi kalo mu curi start, coba curi perhatian masyarakat dengan sesuatu yang lebih konkrit, bukan hanya dangdutan atow nyalonin diri dengan rambut di cat kuning!!
@Ade
Heuheu..blunt enough..
@Murni
Alih profesi memang sah2 aja, asal di profesi barunya dia bisa maksimal juga.
Kita tunggu saja..apakah Ipul bisa membubktikan bahwa dirinya mampu?
kebayang ga tapi kalo bang ipul kampanye? para pengikutnya muter2 serang bagi2 flyer pake kaos stretch yg sempit. hmm… *geli2 gimanaa..gtu.ehheh…
bwahahhahah bek… “Syaiful Jamil *untuk yang belum tahu, beliau adalah mantan suami Dewi Persik*”… siapa yang ga tau bang saipull sihh..!
Hahaha!! gila ih..demokrasi yang tidak terbayangkan!!
Rosulullah Saw berkata, ”Jika suatu urusan diserahkan kepada (orang) yang bukan ahlinya, tunggulah saat kehancurannya”
hahahaha.. lucu banget..
tp pernah juga t bang ipul diundang ke salah satu acara parodi politik, trs ditanya ma salah satu host gini (klo da salah2 dikit, maaf ya):
host : menurut anda apa perbedaan antara panggung politik dan panggung hiburan/entertainment??
bang ipul : menurut saya tidak ada perbedaan. panggung politik dan panggung entertainment punya tugas yang sama. sama2 mengHIBUR rakyat.
host : mengHIBUR rakyat?? apakah anda pikir panggung politik ini hanya untuk mengHIBUR rakyat??
bang ipul : bukan hanya mengHIBUR rakyat. tapi itu salah satunya. karena setiap saya kampaye didaerah, hanya dengan menyanyi rakyat sudah terhibur dan hilanglah satu masalah.
host : ??
owww… gitu toch.. i think *______*